Tampilkan postingan dengan label Klub CBS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Klub CBS. Tampilkan semua postingan

[INFO KEGIATAN] Klub Cara Berpikir Sistem: Systems Archetype



Bagaimana perasaan Anda setelah mengikuti pelatihan CBS dasar?
Masih punya pertanyaan? Masih ingin belajar & mengulik?

Tahukah Anda jika pelatihan CBS dasar hanya sebagian kecil mengenai semesta cara berpikir sistem? Bagi yang masih bersemangat belajar, mari belajar bersama di kegiatan:

Klub CBS September 2018
Systems Archetype
Trainer: Any Sulistyowati

Hari: Sabtu, 22 September 2018
Waktu: 13.00-18.00

Tempat: Rumah KAIL
Kp. Cigarugak, RT 03/RW 12 No. 37,
Desa Girimekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung (bit.ly/rumahkail)

Biaya Kontribusi: Rp 25.000,00/peserta
(Peserta akan mendapatkan snack sore. KAIL juga membuka kesempatan bagi peserta untuk menyumbang secara sukarela atau berbagi makanan sehat-tidak bersampah untuk dibawa saat pelatihan. Kami berusaha agar klub ini dapat disokong bersama-sama para anggota sehingga kegiatan ini dapat terus berlanjut.)

Pendaftaran:
(Kegiatan ini terbatas untuk alumni pelatihan Cara Berpikir Sistem KAIL semua angkatan.)

Informasi:
0813-9429-0336 (SMS/WA)

[INFO KEGIATAN] Klub Cara Berpikir Sistem 28 Juli 2018: Mengenal Leverage Point



Dear alumni Pelatihan Cara Berpikir Sistem KAIL,

Bagaimana perasaan rekan-rekan setelah mengikuti pelatihan CBS dasar? Merasa masih bingung atau ingin belajar lebih lanjut? 
Tahukah rekan, jika pada pelatihan dasar, kita hanya belajar beberapa dari 12 tipe leverage point?

Bagi rekan yang masih penasaran, mari belajar bersama di kegiatan:

Klub CBS Juli 2018:
Mengenal Leverage Point
(Trainer: Any Sulistyowati)

Hari: Sabtu, 28 Juli 2018
Waktu: 08.00-17.30
Tempat: Rumah KAIL
Kp. Cigarugak, RT 03/RW 12 No. 37,
Girimekar, Cilengkrang,
Kab. Bandung (bit.ly/rumahkail)

Biaya Kontribusi:
Rp 50.000,00/peserta
(Termasuk makan siang dan snack. KAIL juga membuka kesempatan bagi peserta untuk menyumbang secara sukarela agar kegiatan ini dapat terus berlanjut.)
.
Pendaftaran bit.ly/klubcbsleveragepoint
Maks. Rabu, 25 Juli 2018

(Kegiatan ini terbatas untuk alumni pelatihan Cara Berpikir Sistem KAIL semua angkatan.) Informasi: 0813-9429-0336 (SMS/WA)

#systemsthinking #caraberpikirsistem #KlubCBS

[LIPUTAN] Klub Cara Berpikir Sistem 28 April 2018

Sabtu 28 April 2018, alumni pelatihan Cara Berpikir Sistem berkumpul lagi di Rumah KAIl. Kali ini kegiatannya adalah menonton film dokumenter berjudul "Trashed". Film ini menceritakan tentang sampah yang dihasilkan oleh manusia saat ini telah membebani bumi dengan sangat berat. Film tentang bumi dan lingkungan sengaja dipilih karena pada bulan April bertepatan dengan perayaan Hari Bumi sedunia.

Film "Trashed" menjelaskan secara komprehensif permasalahan sampah dihadapi oleh dunia. Mulai dari kondisi sampah yang tersebar di berbagai daerah yang tidak tertata, jumlah sampah yang semakin lama semakin menumpuk, berbagai macam mekanisme pengelolaan sampah, hingga bahaya zat-zat yang terkandung dari sampah plastik.



Terdapat tujuh peserta yang hadir, yaitu Usie Fauzia, Debby Josephine, Fransiska Damarratri, Didit Indriati, Fajar Arif, Kukuh Samudra, dan Navita Astuti. Melalui film ini, peserta dituntut untuk memahami fenomena sebagai seorang pemikir sistem. Di akhir sesi, peserta diminta untuk berbagi sistem apa saja yang ada di dalam film.

Salah satu sistem yang ditangkap oleh salah satu peserta adalah sampah plastik yang membentuk sistem terbuka. Pada mula manusia menghasilkan sampah organik yang dapat diurai dan menyatu dengan tanah untuk selanjutnya diserap oleh tanaman kembali. Proses ini membentuk sistem tertutup (siklus). Namun, sampah sekarang seperti plastik, kenyataanya tidak bisa diuraikan oleh tanah sehingga jumlahnya menumpuk. Untuk mengatasi jenis sampah ini, upaya yang intervensi/usaha intensif manusia terus diperlukan.



Topik sesi berbagi meluas. Para peserta bercerita tentang suka dalam mengintervensi problem plastik di sekitar mereka. Uniknya beberapa peserta memiliki pengalaman yang kurang lebih sama. Beberapa orang terdekat, baik teman atau keluarga, mula-mula resistan secara 'halus'. Sebagai contoh ketika Usie memperingatkan keluarganya untuk membuang sampah pada tempatnya seusai camping keluarga. Label--yang lebih pas disebut sindiran--bahwa Usie merupakan "pecinta alam" langsung disematkan.

"Seringkali kita perlu mengingatkan dengan apa yang dekat dengan mereka. Waktu itu saya menggunakan argumen menyangkut agama, bahwa agama mengajarkan kebersihan.", jelas Usie. Baru setelah itu menurut Usie, keluarganya mau untuk bersama-sama memungut dan membuang sampah camping.

Cerita hampir sama juga dialami baik oleh Debby dan Didit. Pilihan untuk mengurangi sampah plastik, seringkali ditentang oleh orang terdekat karena dianggap terlalu ribet atau tidak praktis. Namun, dengan penjelasan secara perlahan, sabar, dan konsisten, beberapa orang terdekat akhirnya mau memahami.

Klub CBS adalah ruang bagi para alumni pelatihan cara berpikir sistem untuk berkumpul, berdiskusi, dan belajar lebih jauh mengenai cara berpikir sistem. Kami berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan dimulai dari yang paling ‘pokok’ dan sederhana, yaitu makanan. Konsumsi kegiatan kami usahakan berasal dari gotong royong peserta. Pada hari itu, terkumpul beberapa konsumsi antara lain:



  1. Buah nanas dari Fajar Arif
  2. Biskuit dari Usie Fauzia
  3. Roti dari Kukuh Samudra, Fransiska M. Damarratri
  4. Saus mangga dari Navita Astuti
  5. Jamu kunyit asam dari Rumah KAIL








[LIPUTAN] Klub Cara Berpikir Sistem 28 Februari 2018 dengan Tema Pangan

Cara Berpikir Sistem adalah sebuah keterampilan. Sedangkan Pelatihan Cara Berpikir Sistem yang rutin dilakukan oleh KAIL antara lain merupakan 'pintu masuk' dalam memahami sistem kompleks lebih lanjut. Itu pun dipelajari dengan metode Cara Berpikir Sistem yang spesifik.

Seperti hal keterampilan lain, agar mahir dia perlu diasah. Dari latar belakang tersebut, KAIL menyelenggarakan Klub Cara Berpikir Sistem (CBS) yang perdana diadakan pada tanggal 28 Februari 2018 . Bertempat di rumah KAIL, Klub CBS pertama ini dihadiri oleh 8 orang peserta dari berbagai angkatan pelatihan. Mereka yang hadir adalah: Dimas Adiyuga; Ishlah Zulqarnain, Fajar Arif, Dania Sundari, Dwi Yulianto, dan Inas Nabilah.


Sedangkan dari KAIL, berperan sebagia fasilitator adalah Kukuh Samudra, Fransiska Damarratri, dan Debby Josephine. Sementara Didit Indriati berperan sebagai petugas konsumsi. Kegiatan ini juga tidak akan berjalan dengan lancar tanpa kontribusi Ummi Azizah selaku relawan foto.

Alur dari pertemuan Klub CBS ini adalah sharing dari peserta klub mengenai isu tertentu. Setelah itu, peserta berlatih membuat diagram sebab-akibat (causal loop diagram/CLD) dari kasus hasil diskusi sebelumnya. Kali ini untuk membuat diagram sebab-akibat, peserta dibantu dengan perangkat lunak Vensim versi gratis.

Perangkat lunak Vensim sebetulnya sudah cukup populer di kalangan modeller System Dynamics. Namun penggunaan Vensim di kegiatan CBS KAIL, dalam tahap awal pembelajaran, adalah untuk mempermudah menggambarkan CLD dan menganalisa sebab-akibat serta loops.



Tema isu yang telah ditentukan hari itu adalah “pangan”. Peserta berbagi pengetahuan serta pengalaman mengenai isu pangan yang pernah dihadapi atau diketahui. Topik diskusi berjalan hangat dengan beragam topik; mulai dari masalah preferensi anak muda untuk bertani hingga pemasaran produk organik.

Agar belajar lebih efektif, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Hasil CLD dua kelompok tersebut sebagai berikut:

Hasil kelompok 1

Hasil kelompok 2

Klub CBS dimulai perdana di tahun 2018 ini dan akan terus dikembangkan format dan programnya. KAIL mengharapkan rekan-rekan alumni CBS untuk turut ambil bagian dan berbagi ide, pengetahuan, dan pengalaman dalam klub ini. Klub CBS memang didesain agar dapat menjadi wadah alumni CBS untuk saling belajar dan berbagi. Dimulai dari konsumsi, para peserta diajak untuk juga berbagi konsumsi yang diupayakan tidak menghasilkan sampah.