HARI BELAJAR KAIL: Lokakarya Manajemen Keuangan Pribadi



Lokakarya Manajemen Keuangan Pribadi Kail diadakan pada tanggal 30 November 2014 yang lalu. Lokakarya ini diikuti oleh beberapa peserta, baik dari warga Cigarugak maupun dari luar kampung Cigarugak.
 

Dalam lokakarya ini, para peserta mendapatkan prinsip-prinsip dasar pengelolaan keuangan yang efektif dan mencoba menganalisis pengelolaan keuangan yang mereka lakukan selama ini. Selain itu, setiap peserta juga saling membagikan bagaimana mereka melakukan pengelolaan keuangan masing-masing dan berdiskusi mengenai tips-tips dalam merencanakan pengelolaan keuangan yang lebih baik.



Para peserta sepakat untuk melakukan pertemuan lanjutan setelah peserta melakukan penerapan dari hasil lokakarya ini. Tujuannya agar dapat mengevaluasi pengelolaan keuangan para peserta selama ini, sehingga pengetahuan dan keterampilan ini benar-benar bermanfaat bagi kehidupan pribadi dan keluarga mereka.

Cara Berpikir Sistem Angkatan XXII

Pada tanggal 16 November 2014 yang lalu, KAIL menyelenggarakan pelatihan Cara Berpikir Sistem angkatan XXII di Rumah KAIL. Pelatihan ini diikuti oleh 16 orang peserta, empat orang di antaranya adalah staff KAIL dan sisanya dari berbagai organisasi, kampus dan perorangan di Bandung dan Jakarta.
Dalam pelatihan ini para peserta mendapatkan materi tentang Pentingnya Cara Berpikir Sistem dan berbagai metodologi serta tools yang digunakan dalam Cara Berpikir Sistem, yaitu: Behaviour Over Time Diagram (BOT), Causal Loop Diagram (CLD) dan Leverage Points. Peserta juga diberi kesempatan untuk mempraktekkan tools tersebut untuk isu-isu yang menjadi keprihatinan mereka di dalam kelompok.

Secara umum proses pelatihan berjalan lancar. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi baik di dalam kelompok maupun pleno. Semua peserta bersemangat mengikuti pelatihan ini.


Selain belajar di dalam kelas, para peserta juga diajak untuk memahami Cara Berpikir Sistem lewat berbagai permainan dan simulasi. Lewat pembelajaran interaktif ini diharapkan peserta dapat memahami kompleksitas permasalahan dengan lebih baik.













Pelatihan ini berlangsung selama satu hari dan dibawakan oleh Any Sulistyowati dan kawan relawan-relawan fasilitator kelompok, yaitu Anilawati Nurwakhidin dari YPBB, Alfred Virad Abidondifu dari Buku untuk Papua dan Teten Avianto dari System Dynamic House, Bandung.




[INFO KEGIATAN] Hari Belajar KAIL: Lokakarya MANAJEMEN KEUANGAN PRIBADI.


Pemasukan sedikit, tapi pengeluaran sangat besar. Sering hal ini kita temui dalam keseharian. Uang tidak pernah cukup dan habis tanpa tujuan yang jelas. Atau saat membeli sesuatu, kita belum bisa membedakan mana yang benar-benar menjadi kebutuhan kita atau hanya sekedar keinginan?

Untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik, uang bukan segalanya dan uang bukan tuan kita.
Kita bisa menyiasati pengeluaran sehari-hari dengan cara yang lebih efektif, dengan tidak 100% tergantung pada uang. Ada banyak strategi dan alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada uang.


Ikuti Lokakarya MANAJEMEN KEUANGAN PRIBADI.
Lokakarya ini bisa digunakan untuk mengatur keuangan pribadi ataupun rumah tangga.
 

Dalam lokakarya ini, anda akan mendapatkan :
1. Prinsip-prinsip dasar pengelolaan keuangan yang efektif.
2. Praktek analisis pengelolaan keuangan kita selama ini.
3. Tips merencanakan pengelolaan keuangan yang lebih baik


Catat waktunya :
Minggu, 30 November 2014 I jam 10.00-12.00 WIB
Di Rumah Kail, Kp. Cigarukgak, Desa Giri Mekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung (Cijambe Atas, Ujung Berung)


Silakan daftar dengan format :
(nama)_MKP_(No. HP), kirim ke 082127253087, 085794904686 atau kail.pelatihan@gmail.com


Informasi & pendaftaran :
Cp. Melly Amalia 0821 2725 3087,0857 9490 4686
kail.pelatihan@gmail.com / kail-bandung.blogspot.com
FB: Kuncup Padang Ilalang 
Twitter: @kail_bandung

Kegiatan ini tidak berbayar alias gratis.
Terbatas hanya untuk 20 orang saja. Jadi buruan daftar!

[INFO KEGIATAN] Hari Belajar Anak KAIL: Berkreasi dengan Kertas Kokoru dan Donasi Kapsul


Berkreasi dengan kertas Kokoru dan Donasi Kapsul (Dongeng diiringi musik tradisi Kacapi Suling) bersama Kak Asep Suhendar S dari Rumah Pelangi.

Minggu, 30 November 2014 I jam 10.00-12.00 WIB
Lokasi : Rumah Kail, Kp. CIgarukgak, Desa Giri Mekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung.

Kontribusi : Rp 5.000/anak. Mohon membawa gunting yaa.

Informasi & pendaftaran:


HP. 0821 2725 3087,0857 9490 4686

kail.pelatihan@gmail.com

FB: Kuncup Padang Ilalang 
Twitter: @kail_bandung


Mari bergabung!

HARI BELAJAR KAIL: Membuat peralatan rumah dengan memanfaatkan barang bekas

Sering di rumah kita menemukan banyak barang-barang kecil dan printilan yang sudah tidak terpakai. Kalau pun disimpan, kadang kita bingung akan digunakan sebagai apa atau untuk apa. Akhirnya barang-barang tersebut hanya ditampung di wadah tempat sampah. Padahal barang-barang tersebut masih bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bermanfaat  seperti kemoceng dari tali rapia bekas, cempal dari kain perca, dsb.

Pada tanggal 26 Oktober 2014 pada Hari Belajar Kail mengadakan workshop membuat peralatan rumah dengan memanfaatkan barang bekas . Acara dimulai pukul 10.00-12.00 di Rumah Kail, Kp. Cigarukgak, Desa Giri Mekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung dan dipandu oleh Ibu Ella Kamila, salah seorang relawan Kail. Ibu Ella terbiasa membuat keset, cempal (pengangkat panci), serbet, dan lain-lain sendiri menggunakan kain perca. Ia berpikir, sayang sekali kalau kain perca yang ada langsung dibuang ke tempat sampah. Akhirnya dia membuat beberapa karya dan digunakan sendiri di rumah. Untuk itu Ibu Ella ingin berbagi pengalamannya di Hari Belajar Kail.


Hari Belajar Kail ini diikuti oleh beberapa orang peserta dari warga sekitar Rumah Kail dan dari luar daerah Cigarukgak. Dari beberapa contoh produk yang ada, peserta mencoba membuat cempal dan serbet gantung menggunakan kain perca. Ternyata tidak terlalu sulit membuatnya. Cukup memadukan warna kain perca yang akan digunakan, lalu dianyam sesuai dengan bentuk dan keinginan. Antusias peserta cukup senang, karena mereka jadi tahu cara membuat cempal. Setelah membuat cempal, masing-masing peserta bisa membawa hasil karyanya.

Berkarya dengan Benang Wol dan Mendengarkan Dongeng

“Rumah berwarna putih itupun menandakan bagaimana kekuatan gelap telah dikalahkan oleh kebaikan, dan warga diminta bantuan untuk mewarnai setiap jengkal dari sisi rumah putih tersebut.Kalimat inilah yang diungkapkan Teh Kenny Dewi pada pagi hari itu. Selanjutnya Teh Kenny meminta bantuan anak-anak untuk mewarnai rumah-rumahan berwarna putih dengan cat air yang ada di meja di samping rumah-rumahan tersebut.

Kegiatan hari belajar KAIL pada hari Minggu, 26 Oktober 2014 itu memang dimulai dengan hangat oleh Teh Kenny. Teh Kenny menceritakan sebuah dongeng yang sungguh menarik. Dongeng itu berisi cerita yang mengajarkan kepada kita bagaimana hidup bergotong-royong, tolongmenolong,  selalu bersabar, serta rajin berbuat baik. Dongeng ini membuka kegiatan Hari Belajar Anak KAIL bulan Oktober itu.



Setelah mendengarkan dongeng dari Teh Kenny, kegiatan HBA ini berlanjut dengan membuat makhluk pompom dari benang wol. Kegiatan membentuk makhluk pompom ini dipandu oleh Kak Deta. Anak-anak diajarkan cara melilitkan benang wol tersebut di jari atau pensil/pulpen yang cukup kuat untuk membentuk pola yang diinginkan.Setelah itu, dengan hati-hati lilitan benang tersebut digunting dan kemudian dipasangi mata sehingga terbentuklah makhluk pompom yang kita inginkan.  Membuat makhluk pompom ini tidak begitu sulit, akan tetapi menuntut ketelitian untuk membentuknya.


Setelah membuat makhluk pompom, anak-anak kemudian belajar cara membuat kerajinan Ojos de Dios. Ojos de Dios (dalam bahasa Spanyol berarti God’s Eye atau Mata Tuhan) adalah sebuah kerajinan yang terbuat dari benang dan kayu, yang bermakna spiritual bagi masyarakat Meksiko.  Ojos de Dios seringkali dibuat dengan menggunakan benang warna-warni. Dua batang ranting kayu (dapat juga menggunakan pensil atau sumpit kayu) disilangkan, lalu diikat kuat menggunakan benang wol. Selanjutnya benang wol warna-warni dililitkan itu pada ranting kayu tersebut dengan pola tertentu sampai seluruh batang kayu terliliti benang wol. Seperti halnya membuat makhluk pompom, membuat kerajinan Ojos de Dios pun tak begitu sulit, tetapi membutuhkan ketelitian dan ketekunan untuk meliliti kayu yang dipasang sebagai pola dasar tadi.


Kegiatan yang diikuti oleh 25 anak-anak pagi itu berlangsung sangat seru. Peserta terdiri dari anak-anak yang sudah rutin mengikuti HBA maupun yang baru pertama kali mengikuti kegiatan HBA. Tidak ketinggalan, orang tua dan pembimbing anak-anak yang hadir pagi itu juga terlihat sangat menikmati bagaimana melilit kayu, menggunting dan menghias karya mereka masing-masing. Kegiatan pun berakhir pukul 12 siang, ditutup dengan makan snack bersama.










Siswa Siswi SMKN 15 Bandung ikut Pelatihan Cara Berpikir Sistem di Rumah KAIL

Pada tanggal 8 Oktober 2014 yang lalu, 17 relawan GSSI dari SMKN 15, Bandung mengikuti pelatihan Cara Berpikir Sistem (CBS) di Rumah KAIL, Kampung Cigarugak, Desa Giri Mekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Pelatihan ini dipandu oleh Tim fasilitator CBS KAIL, yaitu: Deta Ratna Kristanti, Melly Amalia dan Any Sulistyowati dan didukung oleh tim relawan KAIL, yaitu: Alfred dari Buku Untuk Papua dan Agustein Okamita.






Dalam pelatihan ini para peserta mendapatkan materi tentang Pentingnya Cara Berpikir Sistem dan berbagai metodologi serta tools (alat-alat bantu) yang digunakan dalam Cara Berpikir Sistem, yaitu: Behaviour Over Time Diagram (BOT), Causal Loop Diagram (CLD) dan Leverage Points. Untuk memperkuat pemahaman mereka, para peserta diajak langsung menerapkan tools tersebut untuk menganalisis persoalan di lokasi magang masing-masing.


Dengan suasana yang akrab dan penuh kegembiraan, tetapi tetap serius, tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul lima sore. Setelah sesi berfoto bersama, para relawan GSSI pun akhirnya meninggalkan Rumah KAIL. Sampai bertemu lagi pada lain kesempatan!

[INFO KEGIATAN] Hari Belajar KAIL: Membuat peralatan rumah dengan memanfaatkan barang bekas

Banyak sisa kain perca dan barang bekas yang tidak terpakai? Yuuk, kita manfaatkan menjadi sesuatu yang bermanfaat seperti kemoceng dari tali rapia bekas, cempal dari kain perca, dsb.

Ikuti HARI BELAJAR KAIL :
Hari, Tanggal : Minggu, 26 Oktober 2014
Pukul : 10.00-12.00
Lokasi : Rumah Kail, Kp. Cigarukgak, Desa Giri Mekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung (Daerah Cijambe, Ujung Berung). Peta lokasi : http://bit.ly/1oiT6PB
Kontribusi : Rp 10.000 *untuk membeli alat, bahan & snack sehat

Informasi & pendaftaran:
HP. 0821 2725 3087,0857 9490 4686
kail.pelatihan@gmail.com
FB: Kuncup Padang Ilalang I @kail_bandung

[INFO KEGIATAN] Hari Belajar Anak KAIL: Berkarya dengan Benang Wol (Ojos de Dios, Makhluk Pom-pom) dan Dongeng bersama Kenny Dewi Sidkar


Yuuuk bergabung di HARI BELAJAR ANAK :
Berkarya dengan Benang Wol (Ojos de Dios, Makhluk Pom-pom) dan Dongeng bersama Kenny Dewi Sidkar

Hari, Tanggal : Minggu, 26 Oktober 2014
Pukul : 10.00-12.00
Lokasi : Rumah Kail, Kp. Cigarukgak, Desa Giri Mekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung (Daerah Cijambe, Ujung Berung). Peta lokasi :http://bit.ly/1oiT6PB
Kontribusi : Rp 5.000
*disediakan snack sehat untuk anak-anak
Informasi & pendaftaran:
Melly Amalia
HP. 0821 2725 3087,0857 9490 4686
kail.pelatihan@gmail.com
FB: Kuncup Padang Ilalang I @kail_bandung, www.kail-bandung.blogspot.com

HARI BELAJAR ANAK KAIL: Membuat gambar menggunakan cetakan daun dan membuat label hadiah menggunakan barang bekas

Dihadiri oleh 34 orang anak, kegiatan Hari Belajar Anak (HBA) kali ini agendanya membuat gambar menggunakan cetakan daun. Seperti biasa, kegiatan HBA dilaksanakan di Rumah Kail dengan mengundang anak-anak di sekitar Rumah Kail dan sekitarnya, juga dihadiri oleh peserta dari luar Cigarukgak. Keragaman kelompok usia dan latar belakang peserta menambah kekayaan teman, karakter dan sifat berbagi antar peserta.

Acara dimulai pada pukul 14.00 dengan runutan acara yaitu pembukaan oleh kak Deta, dilanjutkan dengan permainan, kemudian mendongeng oleh Teh Novi Mudzakir. Setelah anak-anak mendengarkan dongeng,  langsung masuk ke agenda utama yaitu membuat gambar menggunakan cetakan daun. Anak-anak dibagi menjadi empat kelompok dan masing-masing kelompok didampingi oleh relawan/mentor anak yaitu Melly, Deta, Ella dan Arif.

Pada masing-masing meja kelompok sudah disediakan peralatan dan bahan yang dibutuhkan. Tapi ada juga sebagian anak yang berinisiatif mencari daun di halaman belakang Rumah Kail. Anak-anak menggambar beragam bentuk dengan menggunakan media daun yang sudah diolesi/ditempel cat air. Ternyata hasilnya sangat menarik ya! Selanjutnya anak-anak boleh melanjutkan membuat kreasi yang kedua yaitu membuat label hadiah dalam bentuk kartu atau lembaran kertas menggunakan bahan-bahan bekas. Hasil karya anak-anak pun boleh dibawa pulang. Setelah berkegiatan, anak-anak pun disuguhi panganan lokal dari Cigarukgak.
Melihat wajah anak-anak yang senang dan bahagia, menyurutkan kelelahan dan keharuan hati kami para pendamping. Semoga di pertemuan berikutnya kami bisa bertemu kembali.










HARI BELAJAR KAIL: Pelatihan Zat Aditif

Pada tanggal 21 September, KAIL mengadakan pelatihan Zat Aditif. Pelatihan ini diadakan di Rumah KAIL Cigarukgak, Bandung, dan diikuti oleh beberapa peserta yang berasal dari masyarakat sekitar Rumah KAIL dan beberapa aktivis.


Pelatihan yang dipandu oleh Anilawati Nurwakhidin dari Tim YPBB Bandung ini berlangsung dari pukul 10 pagi hingga pukul 12 siang. Acara dimulai dengan pemaparan mengenai zat aditif dan pengaruhnya bagi manusia. Selanjutnya peserta diajak memeriksa zat-zat aditif yang terkandung dalam bahan makanan yang banyak dijual di toko serta melihat apakah pengaruh zat-zat aditif tersebut bagi kesehatan kita.

Info Kegiatan: HARI BELAJAR ANAK KAIL


# Membuat label hadiah menggunakan barang bekas
# Membuat gambar menggunakan cetakan daun

Minggu, 21 September 2014 I 14.00-16.00
Rumah Kail, Kp. Cigarukgak, Desa Giri Mekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung
(Daerah Cijambe, Ujung Berung)
Peta lokasi: http://bit.ly/1oiT6PB
Kontribusi : Rp 5.000
*disediakan snack sehat untuk anak-anak

Informasi & pendaftaran:
Melly Amalia
HP. 0821 2725 3087,0857 9490 4686
kail.pelatihan@gmail.com
FB: https://www.facebook.com/kuncuppadang.ilalang
Twitter: @kail_bandung

[INFO KEGIATAN] HARI BELAJAR KAIL: Bahaya Zat Aditif Pada Makanan/Minuman


Pelatihan ini akan membantu kita melepaskan diri dari zat-zat aditif berbahaya yang terkandung dalam makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi. Dengan pemahaman yang tepat, kita dapat secara aktif mengurangi bahan aditif yang berbahaya dalam kehidupan sehari-hari melalui perubahan cara hidup

Selama 3 jam, peserta akan mendapatkan :
1. Perkenalan bahan aditif dan pengaruhnya bagi kesehatan 
2. Pengenalan kamus zat aditif dan cara penggunaannya dalam belanja kritis
3. Sejumlah tips praktis mengurangi penggunaan zat aditif berbahaya di tingkat rumah tangga 

Hari, Tanggal : Minggu, 21 September 2014
Pukul : 09.00-12.00
Lokasi : Rumah Kail, Kp. Cigarukgak, Desa Giri Mekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung
(Daerah Cijambe, Ujung Berung). Peta lokasi : http://bit.ly/1oiT6PB
Kontribusi : Rp 20.000 *disediakan snack & minuman sehat
Narasumber : Tim YPBB (Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi)

Informasi & pendaftaran:
Melly Amalia
HP. 0821 2725 3087,0857 9490 4686
kail.pelatihan@gmail.com
Twitter: @kail_bandung

Menggali Potensi untuk Pengembangan Komunitas


Pada tanggal 12 Juli 2014 yang lalu, KAIL mengisi acara di BINED (Bincang Edukasi). Acara ini dipandu oleh Any Sulistyowati sebagai fasilitator. Kegiatan ini berlangsung di Simpul Space BCCF di Jalan Purnawarman, Bandung. Pada kesempatan tersebut sekitar 40 peserta dari berbagai komunitas seputar Bandung hadir dan aktif terlibat dalam kegiatan ini. Mereka berbagi cerita tentang kegiatan-kegiatan mereka dan harapan-harapan mereka akan pengembangan jaringan di Bandung. Para peserta sangat aktif berpartisipasi, baik di dalam diskusi kelompok, maupun dalam sesi-sesi pleno. Senang sekali melihat antusiasme dari peserta. Tiga jam pun berlangsung dengan cepat. Mudah-mudahan acara ini bermanfaat untuk pengembangan Bandung yang lebih baik.

Syukuran Ulang Tahun KAIL

Pada tanggal 6 Juli yang lalu, KAIL merayakan ulang tahunnya yang ke 12. Perayaan ulang tahun ini dimulai dengan acara untuk anak-anak, bazaar dan pameran, serta buka puasa bersama. Membuka buka puasa bersama itu, Pak Iwa ketua RT memberikan sambutan untuk KAIL dan perkembangan warga Cigarugak ke depan. Seusai sambutan, Any Sulistyowati memberikan presentasi mengenai KAIL dan Rumah KAIL. Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Buka puasa dimulai dengan doa, pembagian takjil buatan Teh Ross dan Bu Entis dan makan nasi kuning buatan Ibu Amang. Mudah-mudahan dengan bertambahnya usia KAIL, makin banyak karya yang bisa diwujudkan lewat kegiatan-kegiatan bersama.



Bazaar @ Rumah KAIL

Pada tanggal 6 Juli 2014 KAIL menyelenggarakan bazaar di Rumah KAIL. Barang-barang yang dijual di dalam bazaar tersebut adalah sumbangan para anggota, donatur dan relawan KAIL. Barang-barang dijual mulai dari Rp. 1000,- sampai dengan Rp. 10.000,-. Barang antik dan bagus juga tersedia dan dileleng dalam jumlah terbatas mulai dari harga Rp. 20.000,-

Bazaar tersebut berlangsung pada pukul 15.30 WIB. Warga sudah berkumpul sejak pukul 14.30 WIB. Mereka antusias sekali melihat-lihat barang-barang yang hendak dijual. Dalam bazaar ini setiap pengunjung perlu mendapatkan kupon voucher? Kupon dapat diperoleh di meja registrasi. Tersedia dua pilihan kupon yang itu biru bernilai seribu rupiah dan kupon kuning senilai lima ribu rupiah.

Anak-anak dan orang dewasa di sekitar Kampung Cigarugak turut meramaikan acara bazaar ini, baik sebagai relawan penjaga stand maupun sebagai pembeli. Jumlah pembeli kupon yang tercatat adalah 200 pembeli. Sampai sore hari saat bazaar ditutup uang yang terkumpul dari penjualan adalah sebesar Rp. 1.025.000,- Uang ini akan digunakan sebagai uang kas untuk kegiatan-kegiatan di Rumah KAIL untuk warga Cigarugak.

Kegiatan bazaar ini adalah salah satu kegiatan dari rangkaian peringatan ulang tahun KAIL yang ke-12. Setelah bazaar berakhir, para pengunjung diundang untuk mencicipi hidangan takjil untuk berbuka puasa dan makan nasi kuning bersama. Terima kasih untuk semua yang telah terlibat dan menyumbang. Selamat ulang tahun, KAIL!




Hari Belajar Anak di Hari Ulang Tahun KAIL

Di peringatan Ulang Tahun Kail yang ke12, diselenggarakan hari belajar anak, tepatnya pada tanggal 6 Juli 2014 jam 13.00-15.00 WIB. Jatuh sebelum waktu dimulai, anak-anak telah berkumpul di Rumah KAIL. Mereka menanti kegiatan hari belajar anak. Kurang lebih 50 anak mengikuti kegiatan tersebut. Acara dipandu oleh Kakak Deta yang membawakan permainan pembukaan, Bunda Novi yang mendongeng untuk anak-anak dan mengajak anak-anak menggambar bersama. Semangat sekali anak-anak menggambar. Karya mereka kemudian dipajang di dinding lantai bawah Rumah Kail. Setelah selesai mengikuti hari belajar anak, anak-anak berkunjung ke basaar.

HARI BELAJAR ANAK KAIL: Gelang Cina

Pada tanggal 22 Juni 2014 hari minggu lalu Rumah KAIL kembali diramaikan oleh kegiatan Hari Belajar Anak.  Ada yang istimewa dari agenda rutin KAIL tersebut, yaitu kedatangan tiga orang kawan dari Garage Sale Sekolah Ibu (GSSI). Mereka adalah Aghni sebagai pendiri GSSI, ditemani oleh Dyah dan Dhyta yang berbagi cara membuat gelang tali bersama anak-anak sekitar Kampung Cigarukgak. Acara tersebut berlangsung di siang hari.

Anak-anak di sekitar Cigarugak selalu antusias mengikuti acara Hari Belajar Anak. Tidak kurang dari 15 orang anak datang bersama-sama ke Rumah KAIL yang selalu disambut hangat oleh staf KAIL. Rangkaian acara dimulai dengan perkenalan nama masing-masing dan permainan mengasah keterampilan dan kekompakan peserta. Kemudian anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok lebih kecil, tujuannya agar anak yang lebih besar bisa membantu anak yang lebih kecil. Di sini mereka diasah kemampuan kerjasama dan saling menghargai. Kak Aghni dan Kak Dhyta dari GSSI menunjukan cara membuat gelang dari tali Cina di depan ruangan kemudian adik-adik peserta mengikutinya. Caranya cukup mudah dan tidak memerlukan alat, hanya membuat simpul-simpul menggunakan tangan kita sendiri. Baik peserta maupun kakak-kakak mentornya terlihat senang sekali ketika gelangnya telah jadi dan dikenakan semua.

Setelah itu Kak Dhyta mengajak adik-adik peserta menonton video tentang seorang anak dari Cina yang mempunyai kekurangan fisik yaitu tidak mempunyai kaki tetapi berhasil mewujudkan mimpinya menjadi atlet renang. Semua anak terkesima menonton video tersebut dan terdengar celoteh-celoteh polos khas mereka. Kak Dhyta menjelaskan dengan luwes dan sangat sabar agar adik-adik peserta mengerti makna dari video yang ditayangkan. “Kita harus percaya mimpi dan berusaha sekuat mungkin dan tidak mengeluh untuk meraih cita-cita”, kira-kira seperti itu yang disampaikan Kakak berkerudung pink bertutur kata halus tersebut. Setelah itu semua anak diajak untuk menggambar cita-cita atau profesi yang diinginkan di masa depan. Ada yang menggambar polisi, dokter, guru dan pilot. 

Di akhir acara, kakak-kakak dari GSSI membagikan hadiah menarik bagi mereka yang mau bercerita tentang cita-citanya di depan. Tidak lupa tentunya acara ditutup dengan berfoto bersama.


HARI BELAJAR KAIL: Taplak dari kain perca

Pada tanggal 22 Juni 2014 hari minggu lalu Rumah KAIL kembali diramaikan oleh kegiatan Hari Belajar KAIL. Ada yang istimewa dari agenda rutin KAIL tersebut, yaitu kedatangan tiga orang kawan dari Garage Sale Sekolah Ibu (GSSI). Mereka adalah Aghni sebagai pendiri GSSI, ditemani oleh Dyah dan Dhyta yang berbagi cara membuat taplak dari kain perca kepada ibu-ibu sekitar Kampung Cigarukgak. Sayang karena berbagai hal terkait waktu, hanya sedikit peserta ibu yang datang bergabung. Meskipun begitu, kami tidak patah semangat untuk menghasilkan karya.  Dari Kail, Selly Agustina PJ Hari Belajar KAIL bulan Juni 2014 turut hadir meramaikan suasana.

Setelah acara dibuka dengan perkenalan singkat tentang GSSI, mereka kemudian mengajak peserta membuat karya dari bahan bekas. Ditemani dengan staf KAIL, peserta tekun menjahit kain perca yang sudah digunting berbentuk lingkaran sebelumnya. Teknik menjahit sederhana yaitu jelujur dikerjakan di sekeliling pinggiran kain perca, ditarik dan ditali mati sehingga bentuknya menjadi bulat gembung. Setelah terbentuk banyak, bulatan-bulatan kain kemudian saling disatukan dengan dijahit di sisi bawahnya. Ukuran dapat disesuaikan dengan kebutuhan menjadi taplak meja persegi, lingkaran atau sebagai alas piring. Kami berhasil menyelesaikan satu alas piring sampai menjelang tengah hari. Semua merasa puas dengan karya kolaborasi yang telah dihasilkan dan tidak lupa membawa sebagian kain perca untuk melanjutkan membuat kerya sendiri di rumah masing-masing.





SUMBANGAN untuk BAZAAR Ultah KAIL

Dalam rangka memperingati ulang tahun KAIL ke 12, KAIL akan mengadakan berbagai acara di antaranya adalah Bazar pada tanggal 6 Juli 2014.

Kami menerima donasi barang bekas yang masih layak pakai berupa baju, buku, mainan anak, peralatan rumah tangga dll, untuk dijual dalam bazar tersebut.

Hasil penjualan bazar akan digunakan untuk pengembangan kegiatan warga sekitar Rumah KAIL.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Melly: 082127253087 / 085794904686
Selly: 082118632353
Titin: 081321137231

Titik pengumpulan barang:
Rumah KAIL
Kp. Cigarugak, Kelurahan Giri Mekar, Kec. Cilengkrang, Kab. Bandung
Masuk dari Jln. Cijambe, Ujung Berung

Batas waktu pengumpulan barang: 3 Juli 2014